Selasa, 13 Juli 2010

info BISNIS : Gara-Gara Kemarau, Permintaan Benih Jagung Turun




MEDAN, INFO KARO TANGERANG – Permintaan benih jagung di Sumatera Utara masih terus melemah akibat kemarau panjang dan harga jual jagung pipil yang sebesar Rp2.400 per kilogram di pabrikan dinilai petani kurang menguntungkan.

“Penurunan permintaan diperkirakan masih akan berlanjut sampai akhir Juli atau bahkan hingga awal Agustus. Penurunan ada sekitar 10 persen,” kata Districk Sales Manager Medan PT Dupont Indonesia Suwandy Purba di Medan, Selasa.

Kemarau panjang dan harga jual yang masih berada pada kisaran Rp2.400 per kg, menurut dia, membuat petani takut menanam jagung.

Penanaman jagung di Sumut diperkirakan baru dimulai pertengahan atau akhir Agustus, ketika curah hujan diperkirakan mulai banyak.

Penurunan permintaan, kata dia, dipastikan berdampak pada tidak tercapainya target penjualan benih sejumlah produsen benih jagung termasuk Dupont.

“Penjualan yang menurun tidak terelakkan karena menyangkut masalah cuaca. Mudah-mudahan Agustus mendatang cuaca normal sehingga petani bisa bertanam,” katanya tanpa bersedia menyebut target penjualan Dupont di Sumut tahun ini.

Sarnen, petani di Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang mengaku membatalkan rencana penanaman jagung menyusul musim kemarau.

Kalau pun ada hujan, menurut dia, hanya sesekali sehingga petani takut bertanam jagung.

Kekurangan air bisa membuat produktivitas rendah dan mutu hasil panen kurang bagus, padahal harga jual sedang tidak terlalu bagus, katanya.

Harga jagung pipil di pabrikan yang bertahan di kisaran Rp2.400 per kg masih belum memadai, mengingat biaya produksi petani yang naik karena harga benih yang naik rata-rata Rp30 ribu per karung isi lima kg atau menjadi Rp260 ribuan per karung.

Senior Purchasing Cargil Animal Nutrition PT Cargil Indonesia, Wong Bun Cai, mengakui harga jagung Rp2.400 per kg untuk kadar air 17 persen termasuk rendah, menyusul permintaan pakan ternak yang juga sedang melemah.

Ada kemungkinan harga jagung turun lagi karena jagung impor akan masuk dari beberapa negara termasuk dari Argentina, katanya. (n/isa)

Baca berita lainnya di sini :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar