Tampilkan postingan dengan label info UNIK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label info UNIK. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Juli 2010

info UNIK : Warga Tangerang Senang Kunjungi Taman Bantaran Cisadane




 

Ruang terbuka hijau turut melengkapi fasilitas sarana Kota Tangerang menuju kota yang bersih indah dan hijau. Salah satu fasilitas itu adalah taman yang dibangun saat Walikota Dzakaria Machmud tahun 1993 dan diberi nama Taman Rekreasi Bantaran Kali Cisadane Babakan. Taman tersebut semakin dipercantik dan ditata oleh Walikota H. Wahidin Halim sehingga kini banyak dikunjungi warga kota.

Taman Rekreasi Bantaran Kali Cisadane Babakan ini tepatnya di pinggir Jl. Perintis Kemerdekaan yang berada di wilayah Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. Selain hijau karena ditanami beragam jenis tanaman penghijauan taman ini juga dilengkapi sarana bermain bagi anak-anak seperti ayunan, sluncuran, dan lainnya. Pada musim liburan sekolah ini banyak anak-anak yang memanfaatkan sarana taman untuk tempat bermain mereka.

Sarana lainnya yang tersedia di taman itu yakni musolah lengkap dengan toilet. Sementara untuk menjaga kebersihan taman, sejumlah tenaga petugas kebersihan yang disiapkan melakukan tugasnya setiap hari membersihkan sampah dan memelihara tanaman-tanaman penghijauan agar tumbuh dengan baik. Begitu juga beberapa tong sampah sengaja disediakan di tempat yang mudah dijangkau para pengunjung.


Karena suasana taman yang hijau dan sejuk, setiap harinya tampak warga memanfaatkan Taman Rekreasi Bantaran Kali Cisadane ; ada yang sekedar datang untuk ngobrol sambil duduk-duduk menikmati hembusan angin dari Sungai Cisadane, atau yang hobi memancing mereka mancing dibibir sungai hingga berjam-jam.

Tak hanya warga setempat dan warga Kota Tangerang, banyak pengendara yang lewat pun kerap berhenti di taman ini untuk melepas lelah sejenak atau untuk melaksanakan shalat di musolah. Amir misalnya, sopir salah satu perusahaan ekspedisi ini mengaku sering mampir jika lewat untuk shalat dan beristirahat di taman. “Udaranya sejuk di sini. Kadang saya sampe mau ketiduran,” ujarnya, yang tengah duduk-duduk di sudut taman. (budi/isa)
Baca Selengkapnya...!!!!

info UNIK : Enaknya !!! Makan Es Kelapa Muda





DAAN MOGOT, INFO KARO TANGERANG -- Bagi anda yang tengah melintas wilayah Kota Tangerang sepanjang Jalan Dago (Daan Mogot), sementara panas dan letih dalam perjalanan menyerang, tidak ada salahnya berhenti sejenak menikmati ademnya buah kelapa muda sambil rehat sejenak di kawasan dekat LP Anak Tangerang. Beberapa pedagang kelapa muda di sana berjualan hingga sore hari.

Sedikitnya lima penjual buah kelapa muda setiap hari berdagang di tempat yang sejak lama dikenal sebagai lokasi penjual kelapa muda dan durian ini. Mereka mendatangkan kelapa muda dari wilayah Tanjung Kait, Tanjung Pasir, dan Sepatan Kabupaten Tangerang. Ada dua jenis kelapa muda yang dijual yakni kelapa muda biasa dan kelapa hijau. Untuk kelapa hijau ini, menurut penjualnya banyak dicari orang karena airnya memiliki khasiat menyembuhkan penyakit panas.


Namun menurut Mamang, salah satu penjual kelapa muda harga kelapa hijau lebih mahal dari kelapa muda biasa; kelapa hijau dijual Rp 7000 sedangkan kelapa muda biasa seharga Rp 5000. Setiap hari dia mengaku mampu menjual rata-rata di atas 30 buah kelapa muda. “Pembelinya ga tentu,” katanya yang sudah berjualan belasan tahun di lokasi itu.

Kondisi jalan yang mulus dan pohon-pohon tua yang berdiri menjulang dengan daunnya yang rindah membuat hawa di lokasi tersebut terasa sejuk, ditambah semilir angin yang berhembus membuat penikmat kelapa muda betah berlama-lama. Trotoar jalan yang dibangun Pemda Kota Tangerang yang berukuran lebar membuat nyaman karena tidak menghalangi para pejalan kaki yang lewat. Untuk kebersihan lokasi, para penjual ini menyediakan keranjang tempat sampah masing-masing sehingga lingkungan tetap bersih dan indah.

Di sudut lapak tampak dua karyawan perusahaan di wilayah Jatake tengah menikmati air dan buah kelapa muda di bale bambu yang disediakan pedagang. Setelah sekitar lima belas menit mereka bangkit dan membayar dengan wajah segar melanjutkan perjalanannya dengan mobil mini bus. (budi/isa)
Baca Selengkapnya...!!!!