
10:19, 06/07/2010
MEDAN, INFO KARO TANGERANG -- Rumah makan Pondok Zam-zam yang beroperasi 24 jam di Jalan Dr Mansyur Medan, habis dilalap si jago merah, Senin (5/7) sekitar pukul 09.00 WIB. Rumah makan milik Hery Guci (50), itu terbakar akibat sambaran api kompor gas.
Peristiwa kebakaran itu pertama kali diketahui Ros (38), juru masak di rumah makan tersebut. Melihat ada gas yang bocor, Ros berlari keluar rumah menyelamatkan diri sembari berteriak-teriak. Teriakan Ros bersamaan dengan sambaran api yang kontan melahap seluruh warung.
‘’Api dari kompor menyambar selang tabung yang tersusun 6, dan 3 tabung meledak hingga api menyambar seluruh ruangan,’’ujar Imam (28), karyawan yang sudah 4 tahun bekerja disana. Amukan sijago merah selama lima belas menit itu menghunguskan seluruh isi ruangan rumah makan, dan kondisi dapur rusak parah. Api kian cepat merambat karena bangunan rumah makan tersebut kebanyakan terbuat dari kayu dan kondisinya juga sudah termakan usia.
Pihak pemadam yang datang ke lokasi langsung berupaya menjinakkan api. Posisi rumah makan yang tepat berada di pinggir Jalan Dr Mansur membantu para pemadam untuk cepat menjinakkan api, sehingga api tidak merambat ke rumah warga lainnya.
Namun akibat kejadian tersebut, warga sekitar panik dan arus lalu lintas di sekitar Jalan Dr Mansur terganggu, sehingga menimbulkan kemacetan. Terbakarnya Rumah Makan Pondok Zam-Zam ternyata sudah diprediksi warga sekitar. Warga sekitar rumah makan tersebut sering komplain dengan sistem memasak di rumah makan tersebut.
Helena, warga yang rumah dan usaha warnetnya tepat berada di samping rumah makan tersebut mengaku kecewa atas kebakaran tersebut. Karena menurutnya, pihak rumah makan sudah sering diingatkan agar tidak memasak untuk sepuluh rumah makan di kawasan tersebut, karena kawasan tersebut padat penduduk dan rumah warga. “Labih dari sepuluh kali kami ingatkan orang itu. Masak rumah makan itu dijadikan tempat masak sepuluh rumah makan lainnya, artinya api disana tak ada matinya,’’ katanya kepada wartawan yang menemuinya di lokasi, kemarin.
Api yang membakar seluruh ruangan rumah makan hingga ke dapur rumah Hery Guci, membuat seluruh warga yang tinggal berdempetan langsung berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri, dan menghubungi Dinas pemadam kebakaran, setelah 1 jam api dapat dijinakkan oleh 5 unit mobil pemadam kebakaran dengan dibantu personel dari Polsekta Sunggal. “Peristiwa tersebut murni kecelakaan dan tidak ada tuntutan dari pemilik, sementara saksi masih kita periksa.”, beber AKP Fhaidir Chan, Kalakhar Polsekta Sunggal kepada wartawan, kemarin. (n/isa)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar