Kamis, 15 Juli 2010

info PARLEMEN : Pramono Anung, Bantah Tak Bikin Laporan Kekayaan


                                                                      Pramono Anung  

JAKARTA, INFO KARO TANGERANG - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Pramono Anung, membantah belum memberikan laporan harta kekayaan ke Komisi Pemberantasan Korupsi.

"Saya sudah melaporkan harta kekayaan saya, dan ada tanda terimanya. Tanggal 11 Februari saya serahkan langsung di ruang pimpinan KPK Bapak Haryono (Umar)," kata Pramono secara tertulis ke media massa.

Pramono sebelumnya disebut satu dari 138 anggota DPR yang belum melaporkan hartanya. Selain Pramono, Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan juga disebut-sebut.

Taufik Kurniawan sendiri menjelaskan, sebenarnya laporan harta kekayaan miliknya sudah siap dan tertata rapi. "Ini perlu diluruskan. Tidak terlalu lama lagi akan diserahkan. Hanya menunggu koordinasi fraksi, karena berdasarkan kesepakatan Fraksi PAN, kami akan menyampaikannya secara kolektif," kata Taufik.

Ia menjamin, tak lebih dari seminggu, seluruh anggota Fraksi PAN akan siap menyerahkan LHKPN secara lengkap. "Nanti sore kami akan menggelar rapat terkait hal itu. Sesuai arahan Ketua Umum, minggu depan harus diserahkan kepada KPK," kata Taufik.

Wakil Ketua DPR Anis Matta menegaskan, sejak awal pimpinan DPR telah mengimbau kepada seluruh anggota dewan untuk mempercepat penyerahan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) kepada KPK. "Pimpinan sudah memberikan imbauan dan peringatan moral. Tapi beberapa teman memang punya kendala administrasi," kata Anis di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis 15 Juli 2010.

Anis menyatakan, LHKPN memiliki kekuatan hukum sehingga sebelum dilaporkan harus dipastikan fix terlebih dahulu. Menurutnya, karena itulah banyak anggota yang belum menyerahkan LHKPN. Mereka harus memastikan bahwa segala keterangan dan bukti yang mereka lampirkan di LHKPN, benar adanya.  (n/isa)

Baca berita lainnya di sini :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar