Kamis, 08 Juli 2010

info AKTUAL : Ingin Cari Mata Air, Malah Tesesat di Sebayak

BERASTAGI, INFO KARO TANGERANG- Delapan orang tim pencari mata air baru untuk pasokan debet air PDAM Tirtanadi Cabang Berastagi, tersesat selama 26 jam di kawasan hutan Gunung Sibayak, Tanah Karo, Senin (5/7) hingga Selasa (6/7).

Satu di antaranya merupakan Kacab PDAM Tirtanadi Berastagi Ir Julham Ali Nasution. Enam orang merupakan masing-masing Nurdin, Feri, Syafril Tenang, Agus, dan Kemit. Sedangkan satu orang bermarga Sitepu, adalah warga Dusun Lau Gedang, berperan sebagai penunjuk penunjuk jalan.

Menurut informasi, rombongan berangkat dari Kacab Tirtanadi Berastagi Senin (5/7) sekitar pukul 08.30 dan dijadwalkan kembali sekitar pukul 16.00 WIB sore harinya. Hingga sore hari, rombongan tidak kembali ke kantor. Tidak ada informasi lanjut, sehingga pihak keluarga panik. Sekitar pukul 17.00 WIB, delapan pegawai lainnya mencoba mencari rekan mereka yang diduga tersesat.

Berbagai upaya dilakukan mulai dari simpang Dusun Lau Gedang, termasuk menghubungi via HP. Namun upaya itu tidak membuahkan hasil. Menjelang tengah malam, hubungan via telepon selular akhirnya dapat dilakukan. Sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, Selasa (6/7), rombongan pencari memutuskan kembali ke Berastagi. Pukul 06.30, tim kembali melakukan pencarian ke sekitar Gunung Sibayak. Akhirnya, pukul 10.30 WIB, dua rombongan bertemu di sekitar Simpang Lau Gedang.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, tapi beberapa diantaranya mengalami luka dan cedera ringan. Pihak PDAM Berastagi menyampaikan, sebelum kejadian naas itu, PDAM sudah melakukan tinjauan sebanyak tiga kali. Pada kunjungan keempat, rombongan tersesat. (wan)

Baca berita lainnya di sini :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar